-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Deklarasi Jakarta: Satukan Kekuatan Asia, Targetkan Futsal Tembus Olimpiade dan Tambah Kuota Piala Dunia

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:26 WIB Last Updated 2026-01-30T04:26:40Z
para pemimpin organisasi futsal dari berbagai negara Asia berkumpul dalam agenda strategis bertajuk “Gathering of Futsal Organizations in Asia”


Editor : Tri Wahyudi, RealitaNews.co.id_
‎Jum'at, 30 Januari 2026.


JAKARTA – Kantor FIFA di Jakarta (FIFA Indonesia Office/FIO) menjadi saksi sejarah baru bagi perkembangan futsal di kawasan Asia. Untuk pertama kalinya, para pemimpin organisasi futsal dari berbagai negara Asia berkumpul dalam agenda strategis bertajuk “Gathering of Futsal Organizations in Asia”, yang melahirkan kesepakatan penting bernama Deklarasi Jakarta.


Pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh perwakilan FIFA dan AFC ini bertujuan menyatukan visi dan memperkuat posisi Asia sebagai kawasan dengan pertumbuhan futsal tercepat di dunia.


Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa inisiatif kolaborasi ini merupakan titik balik kebangkitan futsal Asia untuk menjadi poros kekuatan di level global.


“Organisasi Futsal di Asia dari berbagai negara sudah bersepakat. Asia harus menjadi pusat kekuatan Futsal dunia. Kita targetkan negara Asia mendominasi top 20 ranking dunia,” ujar Michael di sela-sela pertemuan di Jakarta.

Target Masuk Asian Games dan Olimpiade

Salah satu poin krusial dalam Deklarasi Jakarta adalah kesepakatan bersama untuk melakukan advokasi agar futsal dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di ajang multi-event bergengsi. Para pemimpin futsal Asia memasang target ambisius: Asian Games 2030 dan Olimpiade 2032.


“Kita bersepakat mendorong futsal masuk Asian Games dan Olimpiade. Futsal sudah sangat layak untuk dipertandingkan di puncak tertinggi event olahraga,” tegas Michael.


Untuk memuluskan jalan menuju Olimpiade, Michael menyatakan pihaknya akan menggalang dukungan global secara masif. “Kita akan galang suara dukungan, selain dari negara-negara Asia juga dari Eropa, Afrika, hingga Amerika Latin,” tambahnya.

Desak Penambahan Kuota Piala Dunia

Selain target Olimpiade, pertemuan ini juga membahas isu krusial mengenai jatah negara Asia di Piala Dunia Futsal. Menatap Piala Dunia 2028, federasi futsal se-Asia sepakat untuk mendesak FIFA agar menambah kuota untuk konfederasi AFC.


Menurut Michael, perkembangan futsal di Asia dalam dua dekade terakhir sangat pesat sehingga layak mendapatkan porsi lebih besar di panggung dunia.


“Kami juga sampaikan di forum, seharusnya ada lebih banyak negara Asia di Piala Dunia Futsal. Dibanding 10-20 tahun lalu, futsal sudah banyak berkembang di Asia. Sudah sepantasnya jatah Asia ditambah. Ini akan kami suarakan sampai ke FIFA,” jelasnya.

Kerja Sama Teknis dan Berkelanjutan

Nota komitmen kolaborasi ini tidak hanya bersifat politis, namun juga teknis. Negara-negara Asia sepakat melakukan pertukaran sumber daya, mulai dari pemain, wasit, hingga pelatih, guna memastikan standar futsal meningkat secara merata di seluruh kawasan.


Forum “Gathering of Futsal Organizations in Asia” ini juga meletakkan dasar bagi pembentukan mekanisme pertemuan tahunan sebagai wadah koordinasi strategis.


“Ini adalah awal dari komunikasi bilateral dan multilateral yang lebih intensif. Kami optimis, dengan sinergi yang kuat, Asia tidak hanya akan menjadi pasar futsal terbesar, tetapi juga kekuatan dominan di kancah dunia,” pungkas Michael.



(Asep Ikhsan Taufik)