-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Murid SDN Songgom Jaya Terpaksa Diliburkan Akibat Terendam Banjir

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:35 WIB Last Updated 2026-01-27T08:35:35Z

 

Realitanews.co.id | Tangerang - Diwilayah Kec Cikande tepatnya di Desa Songgom dan Desa Koper  2 sekolah dasar Negeri terendam banjir, curah hujan turun terus menerus dan kali cidurian menjadi meniggi dan tidak bisa menampung banyaknya air yang datang dari sungai di Bogor dan di Rangkas, air membudal membanjiri pemukiman dan pesawahan warga, dan sungguh mencengangkan dua sekolah dasar yaitu SDN Songgom Jaya dan SDN Koper 1 ikut terkena banjir, saat awak media datang ke SDN Songgom Jaya para guru yang akan keluar kelas menuju pintu gerbang keluar harus basah basahan dengan menggunakan seragam coklat guru dan kebetulan kedatangan awak media bertepatan dengan kunjungan dari kepala dinas pendidikan didampingi kepala bidang pendidikan Kab Serang meninjau kelokasi banjir 



Supriyatna selaku TU tenaga administrasi SDN Songgom Jaya mengatakan pada awak media 


" Banjir ini mulai dari hari Kamis sekitar 5 hari yang lalu, waktu hari pertama kebetulan hari itu banjir belum seberapa jadi anak masih bisa belajar disekolah karena kebetulan ruangan kita ada yang ditinggikan sekitar tiga kelas dan sebagiannya memakai ruang lab dan perpustakaan ruang itu alhamdullilah tinggi cuma selang dua hari kedepan air semakin tinggi anak anak tidak bisa untuk belajar di sekolah jadi kebetulan waktu itu kita pindahkan ke rumah warga, selang hari ketiga rumah warga juga sudah kena otomatis anak didaringkan, air ini datang dari Cidurian kiriman dari Bogor dan dari Rangkas kebetulan informasinya bendungan disana dibuka akhirnya meluap ke rumah warga ," Kata Supriyatna dalam wawancaranya didampingi guru guru lainnya, Selasa (27/01/2026) Siang.


Masih bersama Supriyatna 

" Disini banjir setiap tahun sekali ini yang paling besar paling parah, kita terkena banjir satu tahun tiga kali jadi maksudnya satu minggu surut kadang datang lagi, kerugian yang ditimbulkan yang paling pertama anak anak susah belajarnya merasa terganggu, buku buku terendam air mungkin agak sedikit rusak untuk komputer alhamdulliah sudah diamankan di rumah salah satu guru yang dekat dengan sekolah," tambahnya.


Harapan kami dari pihak sekolah " Intinya mohon diperhatikan khususnya di wilayah Cikande kita juga sudah berusaha, berupaya meninggikan sekolah cuma kita tidak bisa sekaligus karena terbatas anggarannya, alhamdullilah dari kepala dinas pendidikan sudah datang didampingi Kabid dan banjir ini sempat disedot juga, himbauan untuk anak anak dan walimurid mohon maaf untuk saat ini pihak sekolah belum bisa memberikan pembelajaran yang terbaik mohon untuk bersabar dulu sekolah kondusif disini jumlah murid ada 244 total ada 6 ruangan total guru dengan kepala sekolah ada 8," Tutupnya.(Red/Agi).