![]() |
| AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026 |
Selasa, 27 Januari 2026.
JAKARTA – Tim nasional futsal Thailand sukses mengawali pertandingan pertama mereka di ajang AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026 dengan hasil positif. Bertanding di Jakarta International Velodrome, Selasa (27/1/2026) siang, tim berjuluk Gajah Perang tersebut berhasil menundukkan Lebanon dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini menempatkan anak asuh Rakphol Sainetngam di posisi yang menguntungkan dalam persaingan grup, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama futsal di Asia.
Babak Pertama: Duel Sengit di Cuaca Lembap
Laga dimulai pukul 13.00 WIB di bawah kondisi cuaca Jakarta yang cukup menantang dengan suhu mencapai 29°C dan kelembapan tinggi. Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Anatoliy Rubakov, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka.
Lebanon yang diasuh oleh Ricardo Iniguez tampil disiplin dengan pertahanan berlapis yang sulit ditembus. Meski Thailand mendominasi penguasaan bola dan melancarkan serangkaian serangan, efektivitas pertahanan Lebanon membuat babak pertama berakhir imbang tanpa gol (0-0).
Kebuntuan Pecah di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, Thailand meningkatkan intensitas serangan dan melakukan rotasi pemain untuk menyegarkan lini depan. Keputusan pelatih Rakphol Sainetngam terbukti jitu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-27. Worasak Srirangpirot (No. 3), yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyarangkan bola ke gawang Lebanon setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Thailand.
Tertinggal satu gol, Lebanon mencoba merespons dengan memasukkan sang kapten, Mustafa Rhyem. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Lebanon justru kembali bobol.
Pada menit ke-34, bintang futsal Thailand, Muhammad Osamanmusa (No. 11), menunjukkan kelasnya. Melalui aksi yang tenang, ia berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Nuttapong Yeemarep, penjaga gawang Thailand, tampil gemilang dengan mementahkan setiap peluang yang diciptakan Lebanon hingga laga berakhir.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Thailand sebelum menghadapi laga selanjutnya di fase grup, sementara Lebanon harus bekerja ekstra keras untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
(Asep Ikhsan Taufik)
