-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

BPS: Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli, Pertumbuhan Konsumsi Triwulan IV Capai 5,11 Persen

Kamis, 05 Februari 2026 | 20:31 WIB Last Updated 2026-02-05T13:31:19Z
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers


Editor : Tri Wahyudi, RealitaNews.co.id_
‎Kamis, 5 Februari 2026.


Jakarta — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal IV 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan (year-on-year), meningkat dibandingkan 4,98 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Konsumsi rumah tangga tercatat memberikan kontribusi sebesar 53,63 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV 2025 yang mencapai 5,39 persen secara tahunan.


Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kuatnya pertumbuhan konsumsi pada akhir tahun didorong oleh stabilitas daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan stimulus ekonomi pemerintah turut menopang capaian tersebut.


“Kami merekam semua data, salah satunya (disebabkan) oleh daya beli masyarakat tetap terjaga dan ada insentif kebijakan stimulus ekonomi,” jelas Amalia dalam konferensi pers, Kamis (5/2).


Pada kuartal tersebut, pemerintah menerapkan sejumlah paket stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat serta aktivitas ekonomi.


Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah mengalokasikan Rp37,4 triliun pada kuartal IV 2025 untuk tiga program utama, yakni program magang, bantuan langsung tunai sementara (BLTS), serta diskon tiket transportasi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).


Khusus diskon Nataru, Amalia menyebut insentif tersebut turut mendorong pertumbuhan sektor transportasi. Pada kuartal IV 2025, angkutan rel tumbuh 9,96 persen dan angkutan laut meningkat 9,8 persen secara tahunan.


“Selain itu, kami juga mencatat bahwa angkutan sungai, danau, dan penyebrangan tumbuh 3,35 persen secara tahunan,” ujar Amalia.



(Red/Dian)