-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Area Parkir Keamanan Acara MTQ ke-56, Kurang Maksimal, Motor Pengunjung Raib

Jumat, 09 Januari 2026 | 18:59 WIB Last Updated 2026-01-09T11:59:42Z

 

Area Parkir Acara MTQ 

Editor : Tri Wahyudi, RealitaNews.co.id_
‎Jum'at, 9 Januari 2026.


KABUPATEN TANGERANG  – Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terjadi di tengah berlangsungnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Kabupaten Tangerang yang digelar di kawasan BSD, Kecamatan Pagedangan (08/01/2026)


Peristiwa yang menimpa salah satu pengunjung pada acara tersebut sontak memicu sorotan tajam terhadap sistem pola keamanan pada perhelatan tersebut.


Korban diketahui bernama Hamidah, salah seorang pengunjung MTQ. Kehilangan Sepeda motor miliknya jenis Honda Scoopy dengan Nomor polisi B-6345-JKG yang dilaporkan hilang saat diparkir di trotoar Jalan BSD Raya Pusat, yang difungsikan sebagai area parkir kendaraan bagi pengunjung.


Dalam keterangannya ,suami korban yang bernama Herman, kepada Awak media mengungkapkan bahwa pencurian tersebut diketahui ketika istrinya hendak pulang usai menghadiri acara MTQ pada Kamis malam," ucapnya


“Saat itu, tiba - tiba saya dikabarin sama istri kalau motornya telah hilang,” terang Herman di lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut pertama kali disadari sekitar pukul 22.00 WIB saat Hamidah menuju lokasi parkir untuk mengambil kendaraannya yang terparkir. 


“Istri kan lagi parkir sama samping-sampingan dua temannya, posisi motor berada di depan pohon dalam keadaan Stang terkunci. Pas mau pulang motornya sudah tidak ada, padahal 2 motor temannya masih ada,” jelasnya.


Herman juga menyayangkan lemahnya pengawasan keamanan di area parkir acara keagamaan yang berskala besar tersebut. "Saya mengaku kecewa karena kejadian pencurian justru terjadi di tengah kegiatan resmi yang ramai pengunjung," ujarnya


“Abis ini mau buat laporan kehilangan ke Polsek Pagedangan, buat klaim asuransi, soalnya motor masih dalam kredit dan baru 1 tahun,” tutup Herman.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Panitia maupun aparat keamanan terkait langkah pengamanan dan tindak lanjut atas kejadian tersebut. 



(Red/Yanto)