Realitanews.co.id | Tangerang - Setiap tahun masyarakat kp Nyompok Girang selalu dikeluhkan dengan adanya banjir, akses jalan penghubung yang dilewati dari Cisoka menuju solear jika turun hujan berturut turut air Cidurian Nyompok selalu meninggi sampe berukuran dua meter
Air yang datang dari bogor saat hujan dan banjir selalu menutupi jalan jembatan kp Nyompok girang.
terlihat satu buah perahu karet yang digunakan warga dari tim damkar kecamatan cisoka untuk bisa dimanfaatkan yang akan nyebrang
akibat banjir aktivitas warga yang akan berangkat kerja, atau yang akan berangkat ke pasar, anak anak yang akan sekolah, biasa dari rumah mereka berangkat menggunakan kendaraan motor dan mobil ini terpaksa harus berhenti di lokasi banjir, kendaraan yang digunakan hanya bisa digunakan sampe titik lokasi banjir tidak bisa digunakan kelokasi tujuan.
Titik lokasi banjir berada di Kp Ranca buled desa Carenang kec cisoka kab Tangerang Banten, Jumat (23/01/2026) Pagi ini membuat masyarakat was was
Aryono salah satu warga yang rumahnya disekitar lokasi banjir mengungkapkan pada wartawan
" Jalan ini banyak penghubungnya kesolear dan langsung ke Kirana bisa, banjir ini sering terjadi dari jaman dulu tiap tahun apalagi kalo hujan, kami masyarakat selalu was was dengan kali kali Cidurian nyompok ini," Ucapnya
Masih bersama Aryono
" Alhamdulillah tadi bupati, pak camat beserta jajarannya datang ngecek kesini banjirnya lumayan dalam sekitar 2 meteran warga nyebrang pake perahu karet Alhamdulillah dikasi pinjam sama damkar untuk sementara biar warga yang akan nyebrang gak harus basah basahan kalo sudah surut dibawa lagi," tambah Aryono.
Harapan aryono " Sebagai warga kami( agar cepat dibangun kembali jembatan yang lebih tinggi agar supaya warga tidak lagi kebanjiran, yang mau berangkat kerja, mau kepasar atau yang mau jualan gak kesusahan khususnya untuk warga masyarakat sini, banyak sawah yang mau panen akibat terendam jadi gagal panen," Tutupnya.(Red/Agi).

