![]() |
| Yayasan RS Care yang berbasis di Pandeglang hadir sebagai garda terdepan dalam membantu pasien kanker di wilayah Provinsi Banten |
Jum'at, 9 Januari 2026.
Akses terhadap pengobatan kanker yang berkualitas sering kali menjadi tantangan berat bagi masyarakat kurang mampu, terutama terkait kendala biaya logistik dan pendampingan. Menjawab tantangan tersebut, Yayasan RS Care yang berbasis di Pandeglang hadir sebagai garda terdepan dalam membantu pasien kanker di wilayah Provinsi Banten.
Yayasan ini memfokuskan kegiatannya untuk menjembatani kesulitan pasien dalam menjalani proses pengobatan yang panjang dan melelahkan.
Empat Pilar Layanan Utama
Ketua Yayasan RS Care, Rey Subali, menjelaskan bahwa kehadiran lembaga ini didorong oleh rasa kepedulian terhadap tingginya angka penderita kanker yang kesulitan melanjutkan pengobatan karena keterbatasan ekonomi. Untuk itu, RS Care telah menyiapkan empat program unggulan yang dapat diakses secara cuma-cuma oleh masyarakat:
Pendampingan Pasien Tak Mampu: Relawan RS Care turun langsung mendampingi pasien dalam mengurus administrasi rumah sakit hingga memberikan dukungan moral selama masa perawatan.
Konseling Medis: Memberikan edukasi dan penjelasan terkait prosedur medis yang akan dijalani agar pasien dan keluarga memiliki pemahaman yang jelas mengenai langkah-langkah pengobatan.
Ambulance Gratis: Layanan transportasi medis tanpa biaya untuk menjemput dan mengantar pasien yang membutuhkan mobilisasi cepat dan aman.
Rumah Singgah Pasien BERSAMA Jakarta: Mengingat banyak pasien asal Banten yang harus dirujuk ke rumah sakit nasional di Jakarta, RS Care menyediakan tempat tinggal sementara yang nyaman dan gratis bagi pasien beserta pendampingnya selama berobat di ibu kota.
Menjadi Jembatan Harapan
Rey Subali menegaskan bahwa fokus utama yayasan saat ini adalah memastikan tidak ada pasien kanker di Banten yang putus berobat hanya karena tidak memiliki biaya operasional atau tempat tinggal di Jakarta.
"Kami ingin hadir sebagai saudara bagi mereka yang sedang berjuang melawan kanker. Banyak pasien dari pelosok Pandeglang atau daerah lain di Banten yang bingung saat harus dirujuk ke Jakarta. Di situlah RS Care masuk, mulai dari ambulans, pendampingan, hingga penyediaan rumah singgah di Jakarta melalui program BERSAMA," ujar Rey Subali.
Kehadiran Rumah Singgah BERSAMA di Jakarta menjadi poin krusial, mengingat biaya penginapan di sekitar rumah sakit rujukan nasional sering kali menjadi beban berat bagi keluarga pasien.
Dengan adanya sinergi layanan ini, Yayasan RS Care berharap dapat meningkatkan angka harapan hidup para penyintas kanker di Banten dan memastikan mereka mendapatkan hak pengobatan yang layak tanpa terbebani masalah ekonomi.
(Asep Ikhsan Taufik)
