Kabarberitabanten.com Cilegon - Kapolda Banten Irjen Hengki bersama jajaran serta pihak ASDP turun langsung memantau arus mudik Lebaran di kawasan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan para pemudik yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera berjalan aman, tertib dan lancar.
Kapolda Banten Irjen Hengki mengungkapkan bahwa sebelumnya Polda Banten telah menggelar apel pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Lebaran 2026.
“Pada tanggal 12 kemarin hari Kamis, Polda Banten telah melakukan gelar pasukan untuk memastikan kesiapan personel baik dari kepolisian maupun stakeholder, pemerintah daerah dan instansi terkait5 untuk menghadapi arus mudik Lebaran,”ujar Irjen Hengki kepada awak media saat monitoring di kawasan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.
Ia menjelaskan, dalam pengamanan arus mudik tahun ini Polda Banten mengerahkan sebanyak 3.986 personel yang ditempatkan di 59 pos, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik jalur mudik.
Baca Juga
Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia, Disabilitas dan Perempuan
Banten Jadi Magnet Investasi Utama, Hilirisasi Migas dan Mineral Capai Rp41,3 Triliun
Dari hasil pemantauan pada Sabtu sekitar pukul 01.30 WIB, Kapolda Banten menyebutkan terjadi peningkatan jumlah kendaraan pribadi roda empat yang hendak544 menyeberang ke Sumatera.
Meski demikian, kondisi antrean kendaraan masih dapat tertangani dengan baik karena kapal penyeberangan dari ASDP Indonesia Ferry terus beroperasi melayani para pemudik.
“Kita lihat khususnya pengendara roda empat yang menggunakan mobil pribadi sedikit terjadi peningkatan. Namun sudah terlayani dengan kapal-kapal yang disiapkan ASDP, jadi antrean di Dermaga 6 ketika kapal sandar langsung terangkut,”.
Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Andra dan Dimyati Tinjau Pelabuhan Merak
Untuk mengantisipasi puncak kepadatan arus mudik, Irjen Hengki menuturkan bahwa Polda Banten telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas melalui rapat lintas sektoral yang telah dilakukan sejak Februari lalu.
“Pengendara roda dua serta kendaraan golongan 5 dan 6B diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan. Di lokasi tersebut tersedia dua dermaga yakni milik Pelindo dan Dermaga Krakatau Samudera sebagai alternatif jika terjadi lonjakan kendaraan,” tuturnya.
Sementara itu, kendaraan golongan besar seperti bus diarahkan melalui Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.
Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional
Kapolda Banten juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
“Pastikan pengemudi dalam keadaan sehat, jangan memaksakan diri jika lelah atau mengantuk. Silakan istirahat di rest area maupun pos pengamanan yang disediakan,” tegasnya.
Di sisi lain, salah satu pemudik roda empat, Sonata, mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang berjaga di jalur mudik.
Ia bersama keluarganya berangkat lebih awal menuju Padang, Sumatera Barat untuk menghindari kepadatan arus kendaraan.
“Kita merasa lebih aman karena aparat hadir dan peduli dengan masyarakat yang mudik. Makanya kami berangkat lebih awal supaya tidak terjebak antrean panjang,” ujarnya.(Red
