-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Hasil Musyawarah Bersama, Bupati Tangerang Pastikan Penataan Sungai Cirarab Segera Dimulai

Jumat, 10 April 2026 | 15:48 WIB Last Updated 2026-04-10T08:48:57Z

 


RealitaNews.co.id_ | KABUPATEN TANGERANG - Bertempat di Masjid Al-Muhajirin Pasar Kemis, Bupati Tangerang, Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, memimpin langsung musyawarah penataan Sungai Cirarab yang berada di perbatasan Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sepatan, dan akhirnya mengambil sikap dan langkah tegas untuk memastikan penataan Sungai Cirarab agar bisa mulai penanganan pembangunan, mengingat musibah banjir yang kerap melanda di sepanjang aliran sungai Cirarab Kecamatan Pasar Kemis. (10/04/2026) 


Langkah tegas Bupati Tangerang, ditunjukkan kepada semua pihak, khususnya para warga yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab yang berdasarkan musyawarah bersepakat dilakukannya penataan Cungai Cirarab tersebut.


“Alhamdulillah, seluruh pihak termasuk masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab telah sepakat. Penataan dan penertiban akan mulai dilaksanakan pada hari Minggu, 12 April 2026. Semua keputusan ini merupakan hasil musyawarah dan telah dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani bersama,” ungkap Maesyal Rasyid 


Musyawarah tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang telah dilakukan sebelum bulan Ramadhan. Dirinya menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang, tetap mengedepankan musyawarah dan kebersamaan demi kepentingan yang lebih besar, yakni mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keselamatan masyarakat,," tuturnya


"Saya juga memastikan bahwa pelaksanaan penataan tetap memperhatikan toleransi antar umat beragama. Oleh karena itu pihaknya mempersilakan kegiatan ibadah tetap berjalan dengan penyesuaian lokasi selama proses penataan berlangsung.


“Kami persilakan masyarakat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Ini bentuk toleransi kita, namun untuk sementara aktivitas di lokasi penataan dapat dialihkan demi kelancaran pekerjaan,” imbuhnya.


Maesyal Rasyid, juga menjabarkan bahwa penataan Sungai Cirarab akan dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya normalisasi aliran sungai serta pembangunan turap (sheet pile) yang akan segera dilaksanakan setelah proses normalisasi selesai.


“Normalisasi akan dilakukan terlebih dahulu untuk memperlancar aliran air. Setelah itu, langsung dilanjutkan dengan penurapan. Ini juga sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten,” ungkapnya.


 Secara pribadi saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan nantinya menimbulkan ketidak nyamanan. 


“Kami mohon maaf apabila ada aktivitas warga yang terganggu selama proses pembangunan. Ini bersifat sementara, dan ke depan kita harapkan lingkungan menjadi lebih aman, tertata, dan terbebas dari banjir,” ujarnya.


Menurutnya keberhasilan penataan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Saya memberikan contoh, dampak nyata dukungan kolaborasi antara Pemerintah dan masyarakat di Perumahan Tangerang Elok, Pasar Kemis yang bisa meminimalisir banjir, itu patut di contoh,"bungkapnya


“Di wilayah Elok, setelah dilakukan penataan, Alhamdulillah sudah tidak terjadi banjir. Ini menjadi bukti bahwa upaya, dukungan dan kolaborasi bersama bisa memberikan hasil nyata,” tandasnya.


Musyawarah yang dihadiri juga oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Provinsi Banten, Kepala Dinas Bina Marga SDA dan jajaran, Kadis Tataruang Bangunan, Kadis Perkim, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang, para camat, lurah, tokoh masyarakat, hingga anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi Banten serta warga yang bermukim di bantaran sungai, berlangsung penuh keakraban. 



(Red/Yanto)