Realitanews.co.id | Tangerang - Tiga Pekerja las kontruksi Cepi, Ajid, Jimi menjerit pekerjaannya merasa tidak dihargai, Cepi, Ajid, Jimi pada bulan Desember 2025 setiap hari mereka datang ke pembangunan kandang sapi milik PT Karyana Gita Utama dan CV Argo Ternak untuk melakukan pengelasan pembuatan palang besi holo yang saat itu dikerjakan berjumlah 13 kandang dengan ukuran persatu kandang kurang lebih 30 meter, dari bulan Desember 2025 beres pengerjaan sampe saat ini bulan mei 2026 sekira 5 bulan lamanya H Opik bagian dari perusahaan kandang sapi yang saat itu meminta pekerja las dan pengerjaan itu sampe dilakukan melalui Yusro dan Yusro membawa ketiga pekerja tersebut untuk berkerja atas dasar perintah H Opik.
Yusro berharap H Opik dan perusahaan PT Karyana Gita Utama dan CV Argo Ternak untuk bisa menyelesaikan pembayaran hak dan kewajiban kepada tiga pekerja karena buat mereka uang tersebut sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup sebagai rakyat biasa karena buat mereka uang sepeser pun begitu berharga
Yusro selaku kepala tukang las sekaligus aktivis kab Tangerang mengatakan pada wartawan
" Sangat disayangkan sikap perusahaan PT Karyana Gita Utama dan CV Argo Ternak begitu juga dengan H Opik susah payah karyawan kami sampe keringat bercucuran setiap hari , dengan rasa lelah semua itu tidak dirasakan demi menafkahi keluarganya uang tersebut bagi mereka sangatlah berharga dan pembangunan pengelasan palang besi holo atas permintaan perusahaan sudah diselesaikan akan terjadi pihak perusahaan sampe saat ini diam saja tidak memberikan kewajiban kepada tiga pekerja tersebut," Kata Yusro dengan nada kesal saat di konfirmasi oleh wartawan, Selasa (12/5/2026).
Masih bersama Yusro
" Jika dalam waktu dekat pihak perusahaan tidak ada itikad baik untuk membayar upah kepada tiga pekerja las Cepi, Ajid, Jimi, maka kami akan menempuh jalur hukum," Tutupnya.(Red/Agi).
