-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Lomba Tumpeng Tutup Rangkaian Perayaan 1 Muharam di Desa Cileles, Warga Tunjukkan Kreativitas dan Kebersamaan ‎

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:02 WIB Last Updated 2026-06-17T02:02:56Z

 


RealitaNews.co.id_ | TANGERANG – Lomba tumpeng menjadi penutup rangkaian perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (16/6/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh makna, dengan menampilkan beragam kreasi tumpeng hasil karya warga dari seluruh RT dan RW di Desa Cileles.

Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi serta memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Berbagai kreasi tumpeng yang ditampilkan tidak hanya menarik dari sisi estetika, tetapi juga sarat dengan pesan religius dan nilai budaya lokal.


‎Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, dan tausiah keagamaan yang mengingatkan masyarakat tentang makna bulan Muharam sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga.


Kepala Desa Cileles, Amanta, mengatakan bahwa lomba tumpeng merupakan salah satu upaya melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan rasa syukur.

“Tumpeng tidak hanya sekadar hidangan, tetapi juga simbol rasa syukur. Melalui lomba ini, kita belajar memadukan nilai budaya, seni, dan rasa persaudaraan dalam bingkai kebersamaan,” ujar Amanta.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak diukur dari siapa yang menjadi juara, melainkan dari semangat warga dalam berpartisipasi dan bekerja sama untuk menyukseskan acara.

“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Cileles. Kerja sama yang terjalin dalam kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang harmonis, nyaman, dan kondusif,” katanya.



Dalam perlombaan tersebut, RT 001/002 berhasil meraih Juara I melalui kreasi bertema “Tumpeng 7 Bintang” dan berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp10 juta. Meski demikian, Kepala Desa mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai tujuan utama.


‎“Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Tetap semangat dan optimistis. Ini bukan soal nominal hadiah, tetapi tentang kekompakan, kebersamaan, dan keikhlasan yang harus terus dipertahankan,” tuturnya.

Dengan berakhirnya lomba tumpeng tersebut, rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Cileles resmi ditutup. Kegiatan itu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan, budaya, dan gotong royong dapat berjalan beriringan dalam kehidupan bermasyarakat.



(Red/Wahyu)