-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Rampak Bedug Warnai Pembukaan Festival dan Perlombaan 1 Muharram Desa Cileles

Selasa, 16 Juni 2026 | 09:59 WIB Last Updated 2026-06-16T03:00:30Z



RealitaNews.co.id_Tangerang – Kemeriahan lomba rampak bedug mewarnai pembukaan rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Cileles. Penampilan para peserta yang menampilkan kekompakan, kreativitas, dan semangat kebersamaan berhasil memukau masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Senin (15/06/2026).


‎Dentuman bedug yang menggema berpadu dengan irama rebana dan gerakan atraktif para peserta menciptakan suasana semarak sejak awal acara. Lomba rampak bedug menjadi daya tarik utama dalam pembukaan kegiatan sekaligus menjadi simbol pelestarian seni budaya Islam yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.




‎Kepala Desa Cileles, Amanta secara resmi membuka kegiatan perlombaan Muharram 1448 H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.


‎“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan menjadikan momentum Muharram sebagai sarana meningkatkan keimanan serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.


‎Perlombaan rampak bedug diikuti oleh sejumlah kelompok peserta dari berbagai wilayah di Desa Cileles. Masing-masing kelompok menampilkan kemampuan terbaiknya dengan mengusung variasi irama, koreografi, dan kekompakan tim yang mendapat apresiasi dari para penonton.


‎Selain lomba rampak bedug, panitia juga menggelar lomba qasidah yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta dari berbagai RT. Penampilan lagu-lagu bernuansa Islami yang dibawakan dengan harmonis semakin menambah semarak suasana peringatan Tahun Baru Islam tersebut.


‎Tak hanya itu, lomba tumpeng antar-RT turut menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat. Beragam kreasi tumpeng yang disajikan peserta tidak hanya dinilai dari cita rasa, tetapi juga dari kreativitas, kerapihan penyajian, serta makna yang terkandung dalam setiap hidangan yang ditampilkan.

‎Mengusung tema “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”, peringatan 1 Muharram 1448 H di Desa Cileles diharapkan mampu menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.



‎Antusiasme warga yang hadir menunjukkan tingginya dukungan masyarakat terhadap kegiatan keagamaan dan budaya yang menjadi bagian dari tradisi peringatan Tahun Baru Islam di Desa Cileles. Melalui berbagai perlombaan yang digelar, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.


(Red/Wahyu)