-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Bawaslu Cilegon Ajak Pramuka Turun Jadi Mata dan Telinga Pengawasan Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:25 WIB Last Updated 2026-08-26T10:25:48Z

 


Realitanews.co.id | CILEGON – Bawaslu Kota Cilegon memperluas jejaring pengawasan dengan menggandeng Gerakan Pramuka. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas hingga ke lingkungan paling dasar menjelang Pemilu 2029.


Langkah tersebut disampaikan saat jajaran Bawaslu menghadiri Pesta Siaga Pramuka Kota Cilegon yang berlangsung akhir pekan ini. Momen itu sekaligus digunakan untuk memperkenalkan program pengawasan partisipatif kepada adik-adik Pramuka.


*Subi'ah, Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Cilegon*, menyambut baik sinergi yang baru terjalin. 

"Alhamdulillah Bawaslu sudah MoU dengan Pramuka. Kepengurusan Saka Adhyaksa Pemilu juga sudah terbentuk pada 13 Agustus kemarin. Memang ini masih baru, ibarat anak bontot yang baru lahir. Tapi bagi kami, Bawaslu yang usianya juga belum lama, yang penting ada dan nyata dulu," ungkapnya.


Pembentukan Saka Adhyaksa Pemilu disebut sengaja dipercepat. Tujuannya agar saat Pemilu 2029 tiba, kader Pramuka sudah siap dilibatkan. 

"Kita bentuk sekarang supaya nanti di 2029 sudah jalan. Rencananya 100 hari pertama setelah ini kita akan mulai sosialisasi ke titik-titik di seluruh Kota Cilegon," jelasnya.


Peran Pramuka tidak berhenti di sosialisasi. Mereka akan didorong menjadi pengawas di lapangan. 

"Nanti mereka akan kami libatkan sebagai pengawas. Jadi pengawasannya menyeluruh. Bukan hanya dari Bawaslu, bukan hanya ketua, bukan hanya ex officio. Tapi juga dari Pramuka dan masyarakat. Harapannya tidak ada celah yang kosong," kata Subi'ah.


Untuk itu, Bawaslu akan memberikan pembekalan terlebih dahulu. Materi yang diberikan mencakup tugas-tugas pengawasan pemilu. 

"Kita latih, kita sosialisasikan apa saja yang harus diawasi. Tujuannya supaya lahir pengawas-pengawas potensial dari kalangan Pramuka ini," ujarnya.


Sasaran pembinaan dimulai dari tahapan kampanye. Pramuka akan diedukasi mengenai aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan peserta pemilu. Pengawasan juga akan diperketat saat masa tenang dan hari pemungutan suara. 

"Saat kampanye kita beri tahu mana yang boleh mana yang tidak. Di hari tenang, bagi calon itu hari libur, tapi bagi kami justru hari kerja penuh kewaspadaan. Lalu di hari H, mereka bisa turun dengan atribut Pramuka sebagai pengawas," tambahnya.


Menutup sambutannya, Subi'ah turut mengucapkan selamat Hari Pramuka Nasional. 

"Selamat ulang tahun untuk Pramuka. Di Cilegon baru bisa dirayakan hari ini karena menyesuaikan waktu. Semoga Pramuka terus menjadi garda terdepan pembinaan generasi dan ikut menguatkan demokrasi di bangsa ini," pungkasnya. (yayu)