Realitanews.co.id | SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatatkan angin segar dalam pengelolaan aset daerah. Lewat penjajakan kerja sama dengan pihak ketiga, investor swasta PT Sasmaya Media Integrasi secara serius melirik dua aset strategis milik Pemprov Banten dengan proyeksi total nilai investasi mencapai hampir Rp1 triliun.
Dua aset yang menjadi fokus utama pengembangan tersebut adalah kawasan Sports Center Provinsi Banten—termasuk Banten International Stadium (BIS)—serta industri tepung ikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan hasil aktif Pemprov dalam menawarkan berbagai potensi daerah agar memberikan dampak ekonomi konkret bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, ada beberapa potensi yang kami ajukan, disetujui untuk dikelola investor. Dari empat yang kami ajukan, sekarang mengerucut ke dua lokasi yang insyaAllah telah menarik minat dari PT Sasmaya," ujar Deden usai menggelar pertemuan di Kantor DPMPTSP Provinsi Banten, KP3B, Selasa (8/9/2026).
Deden menambahkan, selain optimalisasi aset dan penguatan struktur APBD Banten, masuknya investasi bernilai fantastis ini diproyeksikan bakal menyerap tenaga kerja lokal.
*Integrasi Sportainment dan Persiapan PON 2032*
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Sasmaya Media Integrasi, Faruq Ibnu Haqi, menegaskan bahwa kedua bidang usaha tersebut masuk dalam kriteria core business perusahaan di sektor konstruksi dan pengembangan kawasan.
Untuk kawasan Banten International Stadium, Faruq menyebut akan dikembangkan dengan konsep terpadu yang memadukan aktivitas olahraga dan hiburan (sportainment). Langkah ini sekaligus menjadi strategi jangka panjang dalam mendukung kesiapan Banten sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
"Ini juga turut mendukung untuk menyukseskan Banten menjadi tuan rumah di kegiatan PON tahun 2032 nanti. Bagaimana mendukung Banten memiliki kawasan yang benar-benar terintegrasi antara entertain dan sport," terang Faruq.
Di sisi lain, investasi pada industri tepung ikan dinilai sangat strategis karena ditopang oleh target produksi besar serta sejalan dengan program penguatan ketahanan pangan nasional.
*Rincian Nilai Investasi Hampir Rp1 Triliun*
Berdasarkan kajian awal yang dilakukan PT Sasmaya Media Integrasi, estimasi nilai investasi untuk masing-masing aset meliputi:
Banten International Stadium (BIS) & Sports Center: Rp850 Miliar+
Industri Tepung Ikan: Rp135 Miliar
Total Proyeksi Investasi: Rp985 Miliar
Faruq menambahkan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menambah nilai investasi di Banten, mengingat penjajakan terhadap potensi daerah lainnya masih terus berjalan.
Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi terkait, di antaranya Kepala DPMPTSP Virgojanti, Asda II Budi Santoso, Kepala Bappeda Babar Soeharso, Kepala BPKAD Mahdani, Kepala DPUPR Arlan Marzan, Kepala DLHK Wawan Gunawan, serta Kepala DPMPTSP Kota Serang Arif Rahman Hakim.(Asep Ikhsan Taufik)
