-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Naas !! Seorang Pemuda Meninggal Dunia Dijalan Raya Sentul Kragilan Setelah Motor Mio Yang Di Kendarai Tabrak Belakang Mobil Muatan Batu Bara

Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:41 WIB Last Updated 2026-10-21T00:50:48Z


SERANG, REALITANEWS.CO.ID – Unit Lalu Lintas (Lakalantas) Polsek Kragilan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang melakukan evakuasi kendaraan sepeda motor Mio Warna Hitam dengan No Pol A 2364 BT yang terlibat kecelakaan menabrak bagian belakang mobil muatan batu bara yang berangkat dari Cilegon dengan tujuan Tangerang kejadian di depan Masjid Al Mujahidin Kp Sentul barat Kragilan RT 02/01 desa Sentul Kragilan Serang Banten, Rabu (21/10/2026) Pagi.


Petugas kepolisian Unit lantas Polsek kragilan bersama Petugas Patroli bergerak dan Petugas Laka Polres Serang melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.


Kehadiran petugas di lokasi merupakan bagian dari upaya penanganan kecelakaan lalu lintas, menjaga keamanan pengguna jalan, serta mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat kendaraan yang terlibat insiden tersebut.


Brigpol Rian Oki Saputra anggota Unit Lantas Polsek Kragilan Polres Serang mengatakan pada awak media 


" Waktu Kejadian kecelakaan terjadi setelah sholat subuh, seorang sopir mendatangi Polsek Kragilan melaporkan kecelakaan, dimana mobil yang dikendarainya ditabrak motor Mio dari belakang, saat kejadian sopir sedang berhenti untuk menunaikan sholat subuh sekira 10 menit lamanya mobil tersebut berhenti, kami menerima laporan, langsung mendatangi dan mengamankan TKP serta berkoordinasi dengan pihak Laka Polres Serang, waktu kami datang Kondisi Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya.


Menurut Brigpol Rian Oki Saputra saat ditanya identitas korban kembali menjelaskan 


" Identitas korban hingga saat ini masih dalam proses pengembangan dan identifikasi oleh pihak Laka Polres untuk sopir berasal dari Bogor ," tambahnya.


sambung Usep Selaku Sopir 


" Saya berhenti untuk menunaikan shalat subuh di masjid Al Mujahidin karena terbiasa mampir dan shalat disini, setelah selesai salat dan baru saja kembali ke truk, saya mendengar suara benturan keras ("jepret"), lalu saya cek ke luar dan mendapati mobil telah ditabrak.   



Saat saya datang korban sudah tidak menunjukkan pergerakan dan tidak sadarkan diri. warga sekitar sempat melarang untuk langsung mengevakuasi korban sebelum petugas kepolisian datang, truk yang saya kemudikan membawa muatan batu bara yang berangkat dari Cilegon dengan tujuan Tangerang," Pungkasnya.(Red/Agi).