-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Citeko Plered Purwakarta Butuh Bantuan Presiden Prabowo Subianto Dan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:32 WIB Last Updated 2026-07-18T13:20:01Z


Realitanews.co.id | Jawa Barat - Nasib pilu yang di alami Silvi Nurmalasari seorang ibu warga Kp Tegal Kalapa RT 008/003 Desa Citeko Kec Plered Kab Purwakarta Jawa Barat,  saat ini dirinya berada di Bahrain yang sebelumnya di berangkatkan di duga melalui jalur Non  Prosedural oleh oknum sponsor aep selaku suami sebelumnya berbagai cara ditempuh untuk bisa memulangkan istrinya Silvi kembali ke Indonesia sungguh menyayangkan pada saat aep mengadukan kejadian tersebut kepada Kementerian luar negeri dan Dinas Tenaga Kerja di Purwakarta pihak kemenlu dan Disnaker bahwa sponsor yang memberangkatkannya ilegal dan meminta aep untuk membuka laporan pada kepolisian dan modus yang digunakan oleh sponsor tersebut melalui calling visa (visa kunjungan/panggilan), visa tersebut sering kali disalah gunakan gunakan untuk mempekerjakan migran secara ilegal tanpa perlindungan hukum.




Saat ini kondisi Silvi yang terus memburuk akibat bekas sesar pada saat Silvi ingin kembali ke Indonesia, aep yaitu suami Silvi berupaya berkoordinasi dengan pihak pihak tertentu seperti kementrian luar negeri (Kemenlu RI), Dinas Tenaga Kerja & Bale katresna, dan Lembur Pakuan Subang semua sudah ditempuh akan tetapi sampe saat ini tidak ada kepastian dan informasi kapan Silvi bisa dipulangkan ke Indonesia.




" Saya sudah mengadu kesana kemari supaya di percepat kepulangan istri saya, kemarin sudah mengadukan ke KA Bale Katresna supaya informasi ini nyampe ke bupati Purwakarta, lalu ke lembur Pakuan Subang supaya nyampe ke Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat mudah mudahan ada solusi dari Gubernur, itu juga pernah ada tembusan dari kuasa hukumnya sampe saat ini tidak ada kabar lagi," Kata Aep saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (18/7/2026).




Aep berharap istrinya yang saat ini berkerja di Bahrain dan sedang sakit bisa di pulangkan dan bisa kumpul dengan keluarga




" Saya berharap istri saya bisa segera di Pulangkan karena bahasa dari majikan istri harus ada uang sebesar 65 juta itu ngomong ke istri, setelah istri di bawa ke KBRI pihak KBRI pun bilang kalo ingin cepat pulang siapa yang mau bertanggung jawab keluarga di Indonesia untuk mengganti kerugian ke pihak majikan istri, dengan kondisi ekonomi kami saat ini sebagai keluarga yang serba kesulitan istri pun di bahrain sakit kami bingung dan tidak bisa berbuat apa apa hanya bisa berupaya kesana kemari hanya butuh pertolongan, kami keluarga disini sangat khawatir dengan kondisi istri saya, intinya kami berharap kepulangan istri saya tidak mau mengeluarkan uang sepeser pun dan berharap ada bantuan dari presiden Prabowo, Gubernur Jawa barat kang Dedi Mulyadi , Bupati Purwakarta, Kementerian luar negeri,  Disnakertrans Purwakarta, Ombusman ," Tambahnya.(Red/Agi).