-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:44 WIB Last Updated 2026-08-31T14:25:06Z


Realitanews.co.id | POLRESTA SERKOT_ Sehubungan dengan adanya informasi terkait berita Viral dugaan penganiayaan seorang pengemudi mobil Dumptruck, telah dilakukan klarifikasi terhadap pihak yang bersangkutan di Polsek Kramatwatu Polresta Serang Kota pada Senin, 31/08/2026.


Dalam klarifikasinya, AS. (32), selaku pengemudi mobil dumptruck, menyampaikan bahwa kejadian yang sebenarnya bermula dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat dirinya dalam kondisi mengantuk sehingga kurang konsentrasi dan tidak dapat menjaga jarak aman saat berkendara.


Akibat kejadian tersebut, kendaraan mobil Luxio mengalami kerusakan. Namun, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban yang mengalami luka berat, dan kejadian tersebut hanya menimbulkan kerugian materi.


Terkait informasi adanya dugaan penganiayaan berupa tangan yang diikat menggunakan lakban, AS. menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesalahpahaman yang kemudian telah diselesaikan melalui musyawarah bersama.


Penyelesaian permasalahan tersebut dilakukan secara mufakat dan kekeluargaan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut dan menyatakan permasalahan telah selesai.


AS. juga menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melakukan tuntutan atau penuntutan hukum di kemudian hari terkait permasalahan tersebut.


Polsek Kramatwatu Polresta Serang Kota mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum mengemudikan kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Jika membutuhkan kehadiran Personel Polri hubungi Call Center di 110.


Humas

 Jombang, 31 Agustus 2026 — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi bangsa dengan fokus utama meningkatkan kesejahteraan dan mengangkat masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan. Ia optimistis hal ini bisa tercapai dengan perencanaan yang matang.


“Strategi transformasi bangsa yang sekarang saya pimpin dan kendalikan adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan,” ujar Prabowo dalam sambutannya di Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8). 


Prabowo menyebut transformasi ini membutuhkan keberanian serta kerja keras dari seluruh elemen bangsa. Ia memastikan perencanaan yang dilakukan pemerintah telah memperhitungkan kebutuhan secara terukur, termasuk dari sisi anggaran.


“Saya sudah hitung, dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan,” tegasnya.


Pada kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya kehadiran negara agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidup secara layak. Pemerintah ingin rakyat memiliki akses pangan, tempat tinggal, serta penghasilan yang memadai.


Ia menegaskan peningkatan kesejahteraan juga diarahkan agar masyarakat tidak lagi terpaksa meminjam uang kepada rentenir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


“Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan layak, hidup dengan baik, bisa makan dengan baik, punya rumah yang layak, dan punya penghasilan tiap bulan yang layak, yang cukup, sehingga tidak perlu pinjam uang dari rentenir-rentenir,” ucapnya.


Karena itu, Prabowo mengatakan pemerintah akan memperkuat akses masyarakat terhadap sumber pembiayaan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memperoleh dukungan permodalan dari kekuatan ekonomi nasional tanpa harus bergantung kepada tengkulak atau rentenir.


“Negara akan hadir di tengah-tengah rakyat, sehingga rakyat, kalau perlu, bisa mendapatkan pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapa pun,” katanya. 


Bersamaan dengan itu, pemerintah telah menjalankan kunci strategis dengan mengelola seluruh kekayaan nasional agar memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Ia yakin upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dalam waktu tak lama lagi. 


“Kalau perlu dia (masyarakat) bisa dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri. Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapapun. Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat,” tutupnya.


(Red/dian)