Realitanews.co.id | SERANG – Seorang perempuan Ojeg Online Berumur 36 tahun Berinisial (DF) warga Sangiang Priuk Kota Tangerang saat dibonceng (KA) 34 tahun seorang gojeg Online dengan menggunakan kendaraan roda dua merek PCX Putih dengan No Pol A 6286 IV, (DF) meninggal dunia di lokasi akibat terlindas Ban belakang kiri mobil Hino Dum truk dengan No Pol 9980 UVY dari DUTA dan (KA) Sopir Gojek Online mengalami luka ringan, saat kejadian kendaraan roda dua sedang melanju tiba tiba Dum truk menyalip kendaraan lainnya yang ada di sebelah kanan dum truk menyalip kesebelah kiri tiba tiba bodi kiri Dum Truk mepet ke motor dan motor terpental berbalik pada akhirnya kepala (DF) terlindas mobil Dum truk dan sopir gojeg bisa terselamatkan.
Seorang warga melaporkan kejadian kecelakaan tersebut Tim Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang dan bersama Polsek Cikande Tim bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas tersebut yang terjadi di Jalan Raya Serang–Tangerang, tepatnya di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.
Saat ditanya awak media terkait kelengkapan surat kendaraan sopir menjawab bahwa STNK ditaruh di Fool dan sim sudah kadaluarsa
" STNK di fool, Sim Mati," ungkap Sopir pada awak media
Kapolres Serang AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Serang AKP Muhammad Hafizh, M.A., menyampaikan bahwa personel Satlantas bersama Polsek Cikande telah melakukan serangkaian langkah penanganan secara cepat dan profesional sejak menerima laporan kejadian.
"Begitu menerima informasi adanya kecelakaan lalu lintas, personel kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, olah tempat kejadian perkara, evakuasi korban, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan," ujar AKP Muhammad Hafizh, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi ketika kendaraan Hino Dump Truck bernomor polisi B-9980-UVY yang melaju dari arah Serang menuju Tangerang diduga berserempetan dengan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi A-6286-IV saat melakukan manuver mendahului.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor terjatuh dan penumpangnya mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa dan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Kasat Lantas menjelaskan bahwa petugas telah melakukan olah TKP secara menyeluruh dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti, mulai dari kendaraan yang terlibat, pecahan bodi kendaraan, hingga dokumentasi kondisi di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi di lokasi kejadian, pengemudi dump truck, serta pengendara sepeda motor untuk memperoleh keterangan yang dapat membantu mengungkap penyebab kecelakaan.
"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang mengetahui maupun terlibat dalam kejadian tersebut. Seluruh keterangan dan barang bukti akan dianalisis secara objektif untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan yang sebenarnya," jelasnya.
Dalam penanganan korban, petugas juga telah mengevakuasi jenazah ke Instalasi Forensik RS dr. Dradjat Prawiranegara Serang serta menghubungi pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.
Tidak hanya berfokus pada penyelidikan, Satlantas Polres Serang juga melakukan langkah koordinatif dengan instansi terkait sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan serupa.
Koordinasi dilakukan bersama Dinas Perhubungan untuk memeriksa aspek kelayakan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sementara itu, koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dilakukan untuk mendorong penanganan kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sekitar lokasi kejadian.
"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pemeriksaan kelayakan kendaraan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk menindaklanjuti kondisi jalan yang rusak. Langkah ini penting sebagai bagian dari evaluasi keselamatan lalu lintas agar kejadian serupa dapat dicegah," ungkap AKP Muhammad Hafizh.
Terkait informasi mengenai kondisi jalan berlubang yang diduga turut berkontribusi terhadap kecelakaan, Kasat Lantas menegaskan bahwa seluruh kemungkinan faktor penyebab masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.
"Kami tidak mengesampingkan faktor apa pun, baik kondisi kendaraan, faktor manusia, maupun kondisi jalan. Semuanya akan kami dalami berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan sehingga penyebab kecelakaan dapat diketahui secara objektif," tegasnya.
AKP Muhammad Hafizh juga menyampaikan bahwa Polres Serang berkomitmen memberikan penanganan yang transparan, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kami memastikan setiap kecelakaan lalu lintas ditangani secara serius dan profesional. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, selain melakukan penegakan hukum, kami juga terus mendorong langkah-langkah pencegahan melalui koordinasi lintas instansi," tambahnya.
Kasat Lantas turut mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan. Bagi pengemudi kendaraan besar, pastikan manuver mendahului dilakukan dalam kondisi aman serta memperhatikan keberadaan kendaraan lain di sekitarnya," pungkasnya.
Hingga penanganan awal selesai dilakukan, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolres Serang untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.
Realitanews.co.id | SERANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang bersama Polsek Cikande bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan Hino Dump Truck dan sepeda motor Honda PCX di Jalan Raya Serang–Tangerang, tepatnya di Kampung Kebon Jeruk, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 00.10 WIB.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang perempuan berinisial DF (36), yang merupakan penumpang sepeda motor, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial KA (34) mengalami luka ringan.
Kapolres Serang AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Serang AKP Muhammad Hafizh, M.A., menyampaikan bahwa personel Satlantas bersama Polsek Cikande telah melakukan serangkaian langkah penanganan secara cepat dan profesional sejak menerima laporan kejadian.
"Begitu menerima informasi adanya kecelakaan lalu lintas, personel kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, olah tempat kejadian perkara, evakuasi korban, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan," ujar AKP Muhammad Hafizh, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi ketika kendaraan Hino Dump Truck bernomor polisi B-9980-UVY yang melaju dari arah Serang menuju Tangerang diduga berserempetan dengan sepeda motor Honda PCX bernomor polisi A-6286-IV saat melakukan manuver mendahului.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor terjatuh dan penumpangnya mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa dan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Kasat Lantas menjelaskan bahwa petugas telah melakukan olah TKP secara menyeluruh dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti, mulai dari kendaraan yang terlibat, pecahan bodi kendaraan, hingga dokumentasi kondisi di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi di lokasi kejadian, pengemudi dump truck, serta pengendara sepeda motor untuk memperoleh keterangan yang dapat membantu mengungkap penyebab kecelakaan.
"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang mengetahui maupun terlibat dalam kejadian tersebut. Seluruh keterangan dan barang bukti akan dianalisis secara objektif untuk memastikan kronologi serta penyebab kecelakaan yang sebenarnya," jelasnya.
Dalam penanganan korban, petugas juga telah mengevakuasi jenazah ke Instalasi Forensik RS dr. Dradjat Prawiranegara Serang serta menghubungi pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut.
Tidak hanya berfokus pada penyelidikan, Satlantas Polres Serang juga melakukan langkah koordinatif dengan instansi terkait sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan serupa.
Koordinasi dilakukan bersama Dinas Perhubungan untuk memeriksa aspek kelayakan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sementara itu, koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dilakukan untuk mendorong penanganan kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sekitar lokasi kejadian.
"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pemeriksaan kelayakan kendaraan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk menindaklanjuti kondisi jalan yang rusak. Langkah ini penting sebagai bagian dari evaluasi keselamatan lalu lintas agar kejadian serupa dapat dicegah," ungkap AKP Muhammad Hafizh.
Terkait informasi mengenai kondisi jalan berlubang yang diduga turut berkontribusi terhadap kecelakaan, Kasat Lantas menegaskan bahwa seluruh kemungkinan faktor penyebab masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.
"Kami tidak mengesampingkan faktor apa pun, baik kondisi kendaraan, faktor manusia, maupun kondisi jalan. Semuanya akan kami dalami berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan sehingga penyebab kecelakaan dapat diketahui secara objektif," tegasnya.
AKP Muhammad Hafizh juga menyampaikan bahwa Polres Serang berkomitmen memberikan penanganan yang transparan, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kami memastikan setiap kecelakaan lalu lintas ditangani secara serius dan profesional. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, selain melakukan penegakan hukum, kami juga terus mendorong langkah-langkah pencegahan melalui koordinasi lintas instansi," tambahnya.
Kasat Lantas turut mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.(Red/Agi).
