-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan

Iklan

Indeks Berita

Progres Terbaru Hunian Sementara di Sumbar, dari Batang Anai hingga Kota Padang Hampir Rampung

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:35 WIB Last Updated 2026-01-20T11:35:38Z
Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat


Editor : Tri Wahyudi, RealitaNews.co.id_
‎Selasa, 20 Januari 2026.


Sumatra Barat - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. 


Di sejumlah kabupaten dan kota, proses pembangunan huntara masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pekerja konstruksi hingga personel TNI dan Polri. Huntara ini disiapkan sebagai tempat tinggal sementara yang layak sebelum warga menempati hunian tetap.


Dari pantauan di lapangan, Selasa (20/1), di Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan huntara di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, masih dalam tahap pengerjaan. Kondisi fisik bangunan sudah mulai terlihat jelas. Dinding huntara yang terbuat dari papan serta bagian atap telah terpasang. 


Sejumlah pekerja konstruksi tampak aktif bekerja, sebagian di antaranya melakukan pengecatan. Akses jalan utama menuju kompleks huntara juga sudah tersedia dengan konstruksi cor semen, sehingga memudahkan mobilitas pekerja dan distribusi material.


Sementara itu, di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, mayoritas huntara masih dalam proses pemasangan dan penggabungan rangka. Di bawah terik matahari, para pekerja konstruksi terus menyelesaikan struktur dasar bangunan. Proses ini menjadi tahap awal sebelum pemasangan dinding dan atap dilakukan.


Berbeda dengan lokasi lainnya, huntara di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dibangun menggunakan rangka kayu. Pekerja terlihat mendirikan rangka-rangka kayu yang nantinya akan dipasangi papan sebagai dinding. Setiap unit huntara dirancang memiliki satu pintu dan jendela sebagai sirkulasi udara dan cahaya.


Di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, keterlibatan personel TNI terlihat cukup dominan. Dengan mengenakan sepatu boot, personel TNI membantu mengangkat semen dan meratakan tanah untuk fondasi huntara. Saat ini, pembangunan masih dalam tahap pemasangan papan penyekat, sehingga kondisi huntara belum sepenuhnya rampung.


Adapun di Jorong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan huntara banyak melibatkan personel Polri. Kompleks huntara di lokasi ini mayoritas sudah hampir sempurna dan hanya menyisakan tahap pengecatan. Selain Polri, personel TNI juga tampak membantu dengan menggergaji, mengangkat papan, hingga mencangkul tanah.


Secara umum, pembangunan huntara di Sumatra Barat terus dikebut agar segera dapat ditempati oleh warga terdampak, sekaligus menjadi solusi sementara yang aman dan layak.



(Red/Dian)